Berita Terbaru

Tablet Android Murah Di Bawah Rp 1 Jutaan Segera Hadir

Sekitar dua tahun lalu, Amazon merilis tablet Kindle Fire seharga US$ 199 untuk negara tertentu. Tahun lalu, Google meluncurkan tablet Nexus 7 yang dijual melalui Play Store dengan kisaran harga sama.


Tren tablet dengan harga lebih murah diprediksi akan terus berlanjut. Lihat saja, tahun ini Acer merilis tablet Iconia B1 dengan harga eceran hanya US$ 149. Baru-baru ini Asus juga meluncurkan tablet 7 inci Asus MeMO Pad HD 7 berkapasitas 8 GB dengan harga eceran US$ 129. Harga tersebut terbilang sangat murah.

Namun menurut sumber Digitimes yang tidak disebutkan namanya, ada kemungkinan vendor lain akan mengikuti Asus untuk meluncurkan tablet yang lebih murah dari itu. Sebuah tablet Android 7 inci super murah diprediksi akan hadir pada kuartal tiga (Q3) 2013 dengan harga US$ 99.

Prediksi itu tak terlalu sulit untuk dipercaya. Sebab di negara-negara berkembang, beberapa merek lokal mulai marak merilis tablet sejenis. Di Filipina misalnya, Cherry Mobile merilis tablet seharga US$ 99 bernama Cherry Mobile Fusion Bolt. Tablet ini dilengkapi dengan layar HD 7 inci, prosesor quad core dan RAM 1 GB, kinerjanya pun tak kalah dengan Nexus 7.

Sumber DigiTimes mengatakan, "banyak vendor merek ternama tertarik pada bagaimana Asus mampu menawarkan tablet seharga US$ 129 dan merasa 'tertekan' dengan harga itu".

Jadi ada kemungkinan beberapa merek tablet Android mendatang akan dibanderol US$ 99. Demikian dilansir Digitimes yang dikutip Liputan6.com, Kamis (13/6/2013).

===========================================

Kebutuhan Layanan Data Tinggi, XL Gelar Modernisasi Jaringan



Layanan data saat ini sudah menjadi kebutuhan yang penting bagi para pengguna telekomunikasi. Karena itulah operator XL Axiata menilai kualitas layanan data penting untuk ditingkatkan.

Untuk meningkatkan kualitas layanan data miliknya, XL menggelar proses modernisasi jaringan di seluruh Indonesia. Modernisasi jaringan dilakukan dengan cara mengganti perangkat Base Transceiver Station (BTS) 2G/3G.

"Usia pakai BTS itu efektifnya 5 tahun. Tapi kami juga mengganti BTS yang belum sampai 5 tahun jika teknologinya sudah tidak lagi mendukung," kata Agus Simorangkir, VP Project Management Officer XL Axiata.
Proses modernisasi jaringan XL sudah dimulai sejak tahun 2011 lalu. XL menargetkan modernisasi jaringan miliknya akan rampung pada akhir tahun 2013.

Saat ini yang masih tersisa adalah wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah. Sebelumnya, wilayah Sumatera, Jawa Timur, Bali, Kalimantan dan Sulawesi sudah lebih dulu diselesaikan proses modernisasi jaringannya.

"Kami membangun sekitar 8 ribuan BTS baru di berbagai wilayah untuk memperkuat koneksi dan layanan komunikasi yang dibutuhkan pelanggan. Komposisi BTS yang kami bangun porsinya 50-50 antara BTS 2G dan 3G," kata Agus lagi di acara media briefing yang diselenggakan di Indonesian Cellular Show (ICS) 2013 Jakarta kemarin.

XL juga membuka booth untuk memamerkan produk layanan dan handset bundling di ajang ICS dan FKI 2013 digelar di JCC mulai tanggal 12-16 Juni 2013. Berbagai macam promo dan produk disediakan oleh operator yang ikut serta di pameran tersebut. 

==========================================

Dahlan Uji Coba Jalan Tol Atas Laut Pertama di Indonesia


Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menengok kontruksi pembangunan jalan tol atas laut pertama di Indonesia yang menghubungkan Nusa Dua-Ngurah Rai dan Tanjung Benoa. 

"Saya baru saja melihat pembangunan jalan tol di Bali. Ternyata untuk jalan tol sepanjang 12 kilometer (km) bisa dibangun dalam waktu cepat 12 bulan," kata Dahlan seperti dikutip dari Antara, Kamis (13/6/2013).

Dahlan mengatakan pembangunan jalan tol di Bali bisa menjadi contoh pembangunan di daerah lain yang selama ini identik dengan birokrasi yang lama dan tak efektif. Ia mencontohkan tol di Surabaya sepanjang 12 km dibangun dalam waktu 12 tahun.

"Pembangunan tol di Bali menunjukkan, kalau ada kemauan pasti bisa kita lakukan," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Humas BUMN Faisal Halimi menyatakan Dahlan tidak hanya menengok kontruksi, tapi juga melakukan uji coba dengan berkendaraan di jalan tol tersebut.

"Dari Bandara, langsung naik tol. Sekalian uji coba," ungkap Faisal saat dihubungiLiputan6.com.

Sekretaris Perusahaan Jasa Marga David Wijayatno sebelumnya menuturkan, saat ini kontruksi jalan tol atas laut pertama di Indonesia sudah mencapai 98% dan ditargetkan selesai bulan ini.

Setelah proyek senilai Rp 2,4 triliun itu rampung, akan ada uji kelayakan operasi yang dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan dan Kepolisian selama satu bulan.

"Uji kelayakan operasi ditargetkan selesai akhir Juli. Setelah itu, langsung uji coba sambil menunggu peresmian dan keputusan menteri. Uji coba itu biasanya tidak dipungut biaya," ungkap David.

David menjelaskan, jika proyek tersebut telah dinyatakan layak oleh pihak yang berwenang, perseroan baru bisa mengoperasikan jalan tol sepanjang 12,7 km tersebut.

"Kami targetkan sebelum September sudah beroperasi supaya bisa digunakan saat pertemuan APEC pada Oktober 2013, di Nusa Dua Bali," tutur dia.

====================================